Bahasa sebagai Penghubung Bangsa
Bahasa Indonesia menyatukan masyarakat yang memiliki beragam latar budaya dan bahasa daerah. Penguasaan bahasa Indonesia yang baik mendukung pendidikan, pelayanan publik, komunikasi ilmiah, serta partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa.
Mengembangkan Bahasa Indonesia
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menghadirkan banyak istilah serta cara komunikasi baru. Bahasa Indonesia perlu terus dikembangkan agar mampu menjadi bahasa pendidikan dan pengetahuan tanpa kehilangan kejelasan. Penggunaan yang tertib juga membantu informasi publik dipahami lebih luas.
Melindungi Kekayaan Bahasa Daerah
Bahasa daerah menyimpan pengetahuan, sejarah, nilai, dan cara pandang masyarakat. Dokumentasi, revitalisasi, pembelajaran antargenerasi, serta penggunaan dalam ruang budaya dapat membantu bahasa daerah tetap hidup di tengah perubahan sosial.
Sastra Menumbuhkan Kepekaan
Cerita, puisi, drama, dan bentuk sastra lainnya membantu pembaca memahami pengalaman manusia dari berbagai sudut pandang. Sastra memperkaya imajinasi, melatih empati, mengembangkan kemampuan berbahasa, serta membuka ruang untuk membicarakan persoalan sosial dan kebudayaan.
Budaya Membaca dan Menulis
Pembangunan bahasa dan sastra perlu didukung kebiasaan membaca serta menulis sejak dini. Sekolah, keluarga, perpustakaan, komunitas, penerbit, dan media dapat memperluas akses terhadap bacaan yang bermutu, beragam, sesuai usia, dan relevan dengan kehidupan pembaca.
Bahasa dan Sastra di Era Digital
Teknologi membuka peluang untuk mendokumentasikan bahasa, menerbitkan karya, dan menjangkau pembaca baru. Pemanfaatannya perlu disertai penghargaan terhadap hak cipta, ketelitian berbahasa, serta ruang yang sehat bagi penulis dan komunitas untuk berkarya.
Sumber: Artikel ini disusun berdasarkan informasi Program Prioritas Kemendikdasmen pada laman resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
