19 Jun 2026 • 1 kali dibaca
Pembangunan bahasa dan sastra memperkuat bahasa Indonesia, melindungi bahasa daerah, serta menumbuhkan budaya literasi dan apresiasi sastra.
Sarana dan prasarana yang aman, sehat, inklusif, dan sesuai kebutuhan menjadi penopang penting bagi pembelajaran yang bermutu.
Literasi, numerasi, sains, dan teknologi membekali peserta didik dengan kemampuan bernalar, memecahkan masalah, dan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru menjadi fondasi pembelajaran yang relevan, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Wajib Belajar 13 Tahun memperluas kesempatan pendidikan sejak satu tahun prasekolah hingga pendidikan menengah agar setiap anak memperoleh layanan yang setara.
Penguatan Pendidikan Karakter membantu sekolah menumbuhkan integritas, tanggung jawab, kepedulian, kemandirian, dan semangat gotong royong pada peserta didik.
Cara membaca kebijakan dengan memperhatikan sumber dan konteks.
Gambaran umum fungsi kementerian bagi pendidikan dasar dan menengah.
Langkah memastikan informasi pendidikan berasal dari kanal terpercaya.